previous arrow
next arrow
Slider

Menjadi Pemimpin yang Progresif

Komunitas Anak Halmahera (KAHERA) merupakan komunitas belajar yang di bentuk untuk membina anak muda yang ada di Halmahera Utara khususnya di Tobelo demi mengembangkan diri di bidang humanistic skill maupun profesional skill dengan berbagai macam wadah yang sudah di sediakan oleh komunitas ini seperti kegiatan menulis, pelatihan jurnalis, dan masih banyak lagi wadah pengembangan kreatifitas yang di sediakan oleh KAHERA.

Banyak yang memiliki latar belakang berbeda saat mula-mulanya dibentuk, terdiri dari anak sekolah dan mahasiswa yang tergabung dalam komunitas ini, akibatnya pengembangan metode pembelajaran tidak terlepas dari berbagai macam pertimbangan baik dari segi pemahaman tentang dunia pembelajaran maupun pertimbangan emosional akan tetapi komunitas ini tidak ketinggalan zaman terhadap metode pembelajaran yang di lakukan.

Ada dua metode pembelajaran yang di lakukan di komunitas ini seperti metode kompetentif (kompetensi) berupa pembelajaran pengembangan keatifitas maupun pengembangan knowledge dan juga metode pembelajaran karakter berupa etika, sikap, dan moral yang diharapkan implementasi dari metode pembelajaran karakter yaitu pengabdian terhadap masyarakat seperti gotong royong membersihkan suatu desa sehingga value atau target yang di harapkan oleh KAHERA bisa terwujud.

Berbagai macam kasus yang sedang marak di indonesia seperti kasus korupsi yang merajalela di sana-sini dan bahkan tidak asing lagi kita mendengar ada beberapa pegawai pemerintahan yang ada di daerah kita yang terkena kasus korupsi, dari kasus ini kita bisa merefleksikan dan bahkan bertanya apakah sistem pembelajaran tidak baik untuk mencetak kader-kader penerus bangsa yang berkualitas? Dari pertanyaan ini kita bisa melihat bahwa kehadiran pendidikan ekademis bukan sebagai wadah untuk mencetak pemimpin penerus bangsa yang baik. Pendidikan hanya mampu menciptakan pemimpin yang memiliki kompetensi tetapi tidak memiliki karakter, kompetensi yang di dalamnya terdiri dari kemampuan knowledge yang di lambangkan sebagai rumah dan karakter berupa etika, sikap dan moral yang di lambangkan sebagai fondasi sehinga ketika rumah yang di dirikan tidak menggunakan fondasi tidak akan mampu bertahan dengan berbagai macam tantangan seperti angin atau gempa bumi yang di lambangkan sebagai napsu atau keinginan.

KAHERA hadir bukan hanya menggunakan pembelajaran kompetentif tetapi juga tentang pendidikan karakter karena bagi KAHERA kompetensi bisa di dapat di sekolah-sekolah/kampus, tetapi pengembangan karakter belum tentu di dapat dalam dunia sekolah/kampus, KAHERA mengedepankan dua metode demi mengharapkan terciptanya pemimpin-pemimpin yang progresif yang memiliki knowledge yang kuat, attitude, dan karakter yang baik demi kemajuan bangsa dan berguna bagi masyarakat. (Pranky Sarite).

Salatiga, 08/02/2019

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *