Arrow
Arrow
group-photo-after-journalism-workshop
Slider

Dari Tobelo ke Australia (bag. 3)

3. Kegiatan Volunteer

Saat melakukan kegiatan magang dan mengambil studi Hortikultura di William Orr Campus, Shepparton, Australia. Kami tidak hanya kuliah di dalam kelas namun juga menyempatkan diri melakukan kegiatan “volunteer”, terlibat dalam acara penggalangan dana dalam bentuk konser amal di kota Violet Town untuk korban kebakaran yang terjadi di Neg. Bagian Victoria pada bulan Februari 2009. Kebakaran ini juga menjadi headline berita di Indonesia karena ada korban dari mahasiswa Indonesia yang berkuliah tepatnya di wilayah Victoria. Kami menyanyikan beberapa lagu daerah Maluku/Maluku Utara, memakai pakaian adat Halmahera Utara dan membawa musik yangeree yang kami buat di kampus. Grup kami juga terlibat dalam paduan suara kota Shepparton yang menyanyi di festival tahunan kota Shepparton dan┬ábergabung untuk merayakan Natal bersama para janda, duda dan para lanjut usia. Ini salah satu link┬áterbaru yang memuat tentang keterlibatan grup Oz Team 9 dalam kegiatan paduan suara di kota Shepparton.

DSC04600

Kegiatan Volunteer saat Natal 2008

Banyak hal yang bisa kami petik dalam kegiatan sukarelawan ini, karena selalu memupuk rasa sosial dan peka terhadap kondisi lingkungan dimana kita berada. Sebenarnya di tempat kita di Maluku Utara juga sudah sering kita melakukan kegiatan seperti ini tapi belum dikelolah secara baik, misalnya terlibat dalam acara pembangunan gereja/mesjid, mengadakan kegiatan – kegiatan lomba di desa, memberikan sumbangan kepada organisasi kepemudaan dsb, segala sesuatu yang dilakukan dengan sukarela tanpa diberikan/meminta upah itulah kegiatan “volunteer”. Di beberapa negara maju bahkan kegiatan volunteer merupakan kegiatan wajib yang dilakukan oleh mahasiswa yang jumlah jamnya ditentukan oleh pihak kampus.

4. Transportasi dan Jalan – Jalan di Neg. Bagian Victoria

Transportasi publik di kota Shepparton tidak terlalu memadai, karena jumlah penduduk yang hanya sekitar 25.000 jiwa kebanyakan mereka menggunakan mobil masing – masing, bahkan kami sempat berjumpa dengan beberapa imigran di kebun buah dengan upah yang sekitar $100 per hari mereka sudah bisa membeli mobil sendiri. Kebetulan karena kami adalah grup mahasiswa internasional di kampus jadi kami disediakan bis sendiri saat kemana – mana kami selalu dengan bis kesayangan kami. Dengan bis ini kami menjangkau hampir setengah kota – kota yang ada di Neg. Bagian Victoria; Melbourne, Kyabram, Bendigo, Euroa, Rushworth dan masih banyak lagi, kebanyakan kota – kota tersebut dinamakan sesuai dengan bahasa penduduk Aborigin setempat. Setiap kota punya ciri khas masing – masing dan biasanya tertata rapi meskipun berada jauh dari pusat ibukota Melbourne.

21028_433094976861704_2016017284860246769_n

Oz Team 9 di Victoria Park, Melbourne

Beberapa tips untuk teman – teman yang memang berminat kuliah di kota – kota yang ada di Neg. Bagian Victoria (selain Melbourne):

1. Bawalah baju musim dingin secukupnya. Di wilayah Victoria tidak turun salju saat musim dingin namun kadang suhu bisa dibawah -2 derajat celcius.

2. Pilihlah tempat tinggal/asrama/apartemen yang dekat dengan lokasi kampus agar tidak kesulitan terkait masalah transportasi.

3. Usahakan untuk sering – sering terlibat dengan kegiatan volunteer di wilayah dimana anda tinggal karena selain dapat teman baru kalian juga bisa dapat makanan gratis.

4. Jika visa anda bisa untuk bekerja part-time cobalah cari pekerjaan di orchard, karena selain gampang prosesnya anda bisa makan buah sepuasnya.

5. Banyak – banyak browsing di internet tentang tempat dimana anda akan tinggal akan sangat berguna sebelum anda sampai disana. Good luck guys! (Facebook: Glend)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *