Arrow
Arrow
group-photo-after-journalism-workshop
Slider

“The American Dream”

Amerika sangat besar bukan hanya benuanya tapi berkembangan ekonomi dan ilmu pengetahuan yang merubah wajah dunia. Contoh sederhananya mungkin banyak diantara kita yang lahir di tahun 80an tidak pernah membayangkan bisa terkoneksi dengan gampang di zaman sekarang ini hanya karena ide cemerlang dari anak kuliahan yang drop out dari universitas Harvard yang menciptakan Facebook, Mark Zuckerberg. Mark tidak sendiri, banyak anak – anak muda sukses di Amerika yang dapat menghasilkan jutaan dollar per tahunya. Dunia pun tidak lagi meremehkan kemampuan anak – anak muda untuk memimpin, karena kita tidak lagi tinggal di dunia yang tradisional. Kita berada di dunia yang dikuasai oleh para penggila sosial media, tukang update status di BBM, pemalu yang hebat dalam menjual barang lewat internet. Tidak ada batasan untuk berkembang di abad sekarang ini, hanya tergantung dari kita yang merasa diri muda untuk memanfaatkan setiap peluang.

Berkunjung ke Amerika adalah impian setiap orang, entah karena pengaruh film – film Hollywood yang selalu menunjukan kemapanan dan keindahan kota – kota di Amerika, ataupun katanya di negerinya Captain America ini kualitas pendidikanya sangat baik. Saya juga salah satu orang yang berpikiran sama, datang ke Amerika adalah impian terbesar dan bahkan terbawa – bawa dalam mimpi. Saat mengikuti seleksi panjang yang hampir setengah tahun di AMINEF (the American Indonesian Exchange Foundation) untuk program CCIP, saya akhirnya lolos untuk belajar di Amerika. Pengorbanan, kerja keras dan dukungan keluarga sangat penting untuk melewati proses ini. Anda tidak perlu jadi superhero untuk ke Amerika, karena bagi saya tekad dan doa cukup menjadi bekal untuk maju, apalagi jika dilihat latar belakang, saya hanya anak seorang tukang batu dan hampir sebagian besar waktu sekolah dari SD – kuliah dihabiskan di Halmahera, pasti akan sangat tidak mungkin untuk bersaing dengan lulusan – lulusan lain yang kuliah diluar prov. Maluku Utara, tapi saya percaya Tuhan itu baik, Dia memberikan kesempatan yang sama kepada semua orang, tergantung seberapa keras kita berusaha. (Facebook: Glend)

glend amrik

penulis saat welcoming party di Scottsdale, Amerika

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *