Arrow
Arrow
group-photo-after-journalism-workshop
Slider

Mimpi dari Halmahera

Sudah lama menunggu untuk bisa menulis tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan mimpi – mimpi. Mimpi yang terlalu besar untuk ditampung oleh pikiran sendiri. Mimpi dari anak – anak Halmahera di Maluku Utara yang ingin memulihkan diri paska konflik horisontal dengan mencoba bermimpi lebih dari sekedar hidup dengan memanah ikan (lokal = bajubi ikang) di pulau – pulau dan mencari telur burung mamua di hutan. Bermimpi untuk bisa, paling tidak menginjakan kaki di ibukota Indonesia, Jakarta yang selama ini hanya mampu dilihat di TV. Mimpi untuk bisa dianggap atau jika mungkin diakui setara dengan teman – teman yang dari pulau Jawa.

Tidak gampang memang untuk melihat ke depan lebih jauh saat melihat disekeliling masih banyak kecurigaan akibat trauma konflik sosial. Belum lagi kualitas guru dan pendidikan disini yang masih jauh dari kata “guru berkualifikasi” apalagi “pendidikan yang berkualitas”. Tapi mari mencoba untuk bermimpi besar, bukankah mimpi itu tidak susah? mimpi itu tidak membutuhkan orang lain menghipnotis kita untuk bermimpi ‘kan? hanya dibutuhkan kemauan untuk bermimpi besar. Ya! kemauan adalah kata yang penting. Hanya sepenggal kata namun berjuta makna, jika berkemauan dan mau melakukan tidak ada yang tidak mungkin. Anda tidak perlu setuju dengan pemikiran saya, cukup dengan membaca curahan pikiran di blog ini, itu sudah merupakan salah satu anugrah besar. Saya mungkin tidak akan berhenti untuk menyerukan suara ini, agar kita jangan terbuai dengan kondisi ini namun terus berjuang menggapai mimpi – mimpi yang tertunda. S’lamat bermimpi anak – anak muda Halmahera!!

Picture 243

Anak – anak Halmahera di Bendigo, Neg. Bag. Victoria, Australia.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *